JAHE AREN SARI RAOS, TEMPAT KONGKOW BARU DAN GAUL DI PANDEGLANG

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Pandeglang –  Minuman herbal ‘Jahe Aren Sari Raos’ dengan bahan baku rempah-rempah, produksi rumahan asal Kp. Kehuripan, Desa Parigi, Kec. Saketi, Kab. Pandeglang, Prov. Banten selama masa Pandemi Covid-19, banyak diminati di luar daerah Pandeglang, seperti Serang, Tanggerang, Jabodetabek, Bandung dan Jawa Tengah  serta Lampung hal ini terbukti dengan meningkatnya omset penjualan dan banyaknya permintaan.

Minuman herbal ‘Jahe Aren Sari Raos’ produksi rumahan ini, baru berjalan sekitar dua tahun tetapi sudah banyak diminati oleh konsumen, kemungkinan meningkatnya penjualan atau permintaan minuman herbal ‘Jahe Aren Sari Raos’  mungkin karena saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Kebanyakan konsumen yang membelinya meyakini minuman herbal ini bisa meningkatkan stamina dan membuat badan terasa bugar setelah meminumny

Dalam masa Pandemi Covid-19, stamina tubuh benar-benar harus dijaga agar tetap bugar, salah satunya dengan meminum minuman herbal ‘Jahe Aren Sari Raos’ untuk menjaga stamina tetap bugar, hal ini juga yang  diduga menjadi meningkatnya peminat, untuk saat ini omset penjualan Jahe Aren Sari Raos, sudah mencapai ratusan juta.

Usaha minuman herbal ini bermula ketika pemilik minuman herbal Jahe Aren Sari Raos, Jaki, saat sedang sakit, dirinya sering mengkonsumsi jahe yang diolah menjadi minuman herbal, alhamdulilah, dengan syariat meminum minuman herbal hasil racikan nya dengan bahan dasar dari jahe dan gula aren, penyakitnya pun sembuh.

“Berdasarkan pengalaman pribadi itulah saya berniat untuk memproduksi dan mengolah  jahe dan gula aren ini dengan jumlah banyak untuk dipasarkan sekaligus untuk membangkitkan perekonomian, minuman herbal itupun dikemas serta diberi nama ‘Jahe Aren Sari Raos,” kata Jaki. Minggu (11 /4/21).

Ia menambahkan, minuman herbal Jahe Aren Sari Raos disajikan dengan berbagai varian dan rasa yang berbeda, serta diolah tanpa menggunakan bahan kimia, dengan ramainya permintaan minuman herbal Jahe Aren Sari Raos, otomatis bisa meningkatkan ekonomi lingkungan sekitar karena bisa ikut bekerja di rumah produksi Jahe Aren Sari Raos atau bisa menjadi agen untuk ikut memasarkan nya.

“Selain khasiat nya minuman herbal Jahe Aren Sari Raos juga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar yang mana dapat bekerja membantu produksi dan pemasaran nya,” tutur Jaki.

Jaki berharap, dengan adanya produksi minuman herbal Jahe Aren Sari Raos ini bisa bermanfaat buat kesehatan dan perekonomian warga sekitar.

“Semoga usaha minuman herbal ini bisa bermanfaat untuk kesehatan dan membangkitkan perekonomian di lingkungan sekitar meski di masa Pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sementara Ahmad, salah seorang warga sekitar yang setelah menikmati minuman herbal Jahe Aren Sari Raos menuturkan, minuman herbal ini terasa hangat dan segar.

“Minuman herbal Jahe Aren Sari Raos ini terasa hangat saat diminum dan sesudahnya badan terasa lebih bugar, dengan adanya rumah produksi minuman herbal Jahe Aren Sari Raos di Pandeglang, lebih memudahkan masyarakat Pandeglang untuk menikmati minuman herbal tanpa bahan kimia,” papar Ahmad.

Adanya rumah produksi minuman herbal Jahe Aren Sari Raos ini juga seharusnya mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah, agar lebih bisa dikembangkan dan diperkenalkan ke khalayak luas.

“Secara otomatis dengan adanya rumah produksi minuman herbal ini, bisa mendongkrak perekonomian dilingkungan sekitar karena bisa menyerap tenaga kerja, ini salah satu hal yang perlu mendapatkan dukungan atau sport dari Pemerintah Daerah, karena jelas ini sangat membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar serta baik buat kesehatan apalagi di masa Pandemi Covid-19,” tutur Ahmad.

Marilah kita Bersama-sama untuk mengembangkan dan memperkenalkan minuman herbal Jahe Aren Sari Raos di Kab. Pandeglang dan ke daerah luar Pandeglang.

“Pemerintah Daerah juga harus segera merespon dan mendukung apabila ada warganya yang mempunyai potensi untuk membantu menjaga kesehatan warga, sekaligus meningkatkan perekonomian di lingkungannya yang mana dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Ahmad.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *