ISU RESHUFFLE KABINET, KETUA PMI : ERICK THOHIR PALING LAYAK DIRESHUFFLE

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Nasional – Penggerak Milenial Indonesia (PMI) mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot Erick Thohir dari jabatannya sebagai Menteri BUMN. Hal itu langsung disampaikan oleh Koordinator PMI, M. Adhia Muzakki ke awak media.

Desakan ini muncul atas dasar kondisi situasi kerugian dari PT. Pertamina di semester I-2020 rugi US$ 767,92 juta atau setara Rp 11,13 triliun (kurs Rp 14.500/US$) dan kerugian PT PLN (Persero) pada kuartal I-2020 sebesar Rp 38,88 triliun pada bulan Juni lalu.

Bacaan Lainnya

Adhia mengatakan jika BUMN terus mengalami kerugian, Indonesia bisa mengalami kebangkrutan dan menambahh hutangnya. Karena, kata Adhia nantinya pasti akan disuntik melalui dana APBN.

“Seharusnya BUMN yang menambah keuangan negara bukan malah negara yang memberikan suntikkan dana ke BUMN, kalau terus-terusan begini negara pasti akan berutang lagi, ini menjadi logika terbalik BUMN jadinya.” jelasnya.

Selain itu, Adhia menambahkan, kepemimpinan Erick Thohir dinilai lemah. Strategi dan manajemen yang dijalankan masih belum menuai hasil maksimal.

“Dia (Erick) juga lemah soal kepemimpinan. Hal itu bisa kita lihat dari bagaimana ia memanajemen berbagai perusahaan plat merah,” ungkapnya.

Dengan berbagai persoalan yang dihadapi oleh BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir, ke depannya akan semakin rumit lagi permasalahan yang akan dihadapi oleh Presiden Jokowi jika tidak segera mencopotnya dengan menteri baru yang lebih kompeten mengurus perusahaan negara.

“Langkah paling tepat dan taktis untuk mengantisipasi kerugian yang lebih parah, maka selayaknya Jokowi harus mencopot Erick Thohir,” tegasnya.

Terlebih, kata Adhia sekarang Indonesia sedang dalam keadaan pemilihan ekonomi. Yang mana, BUMN memiliki peranan penting dalam mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional.

Kalaupun Jokowi enggan mencopot Menteri BUMN, maka Adhia berserta PMI se-Indonesia akan mengambil langkah taktis dengan membuat mosi tidak percaya terhadap Erick Thohir.

“Kami PMI akan mengambil langkah taktis untuk meminta Presiden mencopot Erick Thohir demi keberlangsungan perusahaan negara,” tandasnya.

ASR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *