Kota Serang Resmi Tampung Sampah Dari Tangerang Selatan

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Serang Raya – Pemkot Serang dan Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya menyepakati kerjasama pembuangan sampah antara Tangsel dan Kota Serang. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama di Balai Kota Tangsel Pukul 14.00 WIB. Hadir Wali Kota Serang Syafrudin dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Selasa (29/04/2021).

Dalam perjanjian tersebut dikatakan bahwa TPA Cilowong di Kecamatan Taktakan akan menampung sampah 400 Ton per hari dari Kota Tangsel. untuk setiap ton sampah dari Tangsel, Pemkot Serang mendapatkan retribusi Rp 175 ribu per tonnya.

Bacaan Lainnya

“Sudah, untuk (kerja sama) tiga tahun, Insya Allah mulai Juni atau Juli, Perjanjiannya 3 tahun, dalam setiap satu tahun kita lakukan evaluasi. Contoh, kalau retribusi itu dasarnya adalah progress, artinya seandainya dia mengirimkannya kurang terus, itu yang kita hitung,” kata Ipiyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang.

Selain itu, perjanjian kerjasama tersebut juga bisa diperpanjang apabila memberikan manfaat dan disepakati kedua belah pihak

“Kita hitung retribusi per ton kurang lebih Rp 175 ribu, (perjanjian) bisa diperpanjang, kalau kita bisa melakukan penataannya kenapa tidak. Sepanjang hal itu tidak merugikan dan itu ada satu solusi bagi TPA memberikan satu perubahan kenapa tidak,” ujarnya.

Ipiyanto sendiri menganggap bahwa kerja sama ini bisa jadi solusi untuk TPA Cilowong. Kota Serang, katanya mendapatkan banyak keuntungan dengan kerja sama pembuangan sampah. TPA sendiri sebelum bulan Juni-Juli akan dilakukan pembenahan.

Sebelum terjadi kesepakatan tersebut, Walikota Serang sendiri pernah berjanji tidak akan menandatangani perjanjian tersebut apabila masih ada warga di sekitar lokasi TPA yang tidak setuju Cilowong menampung sampah dari Tangsel.

“Sampai saat ini masih pro dan kontra, apabila ini ada yang tidak setuju terutama masyarakat setempat, Pemerintah Kota Serang tidak akan nekat membuat perjanjian kerja sama, jadi tidak ada,” kata Syafrudin pada Rabu (17/2) lalu.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *