Pengurus Baru Resmi Dilantik, Mathla’ul Anwar Melakukan Reposisi Arah Gerakan Organisasi

Pengurus Baru Resmi Dilantik, Mathla’ul Anwar Melakukan Reposisi Arah Gerakan Organisasi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews,net, Serang Raya – Mathla’ul Anwar merupakan salah satu organisasi massa Islam tertua di Indonesia. Di umurnya yang ke 105 tahun, kehadiran organisasi ini, telah memberi banyak pengaruh terhadap corak keislaman dan dunia pendidikan di bumi nusantara.

Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) dan Muslimat MA masa khidmat 2021-2026 resmi dilantik. Pelantikan tersebut digelar di Hotel Le Semar Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat 25 Juni 2021, dengan jumlah peserta terbatas dan standar protokol kesehatan yang sangat ketat.

Acara yang juga disiarkan secara live melalui jejaring media sosial Mathla’ul Anwar ini, diberi tajuk: “105 Tahun Mengabdi: Arah Baru Mathla’ul Anwar untuk Umat dan Bangsa.”

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH. Embay Mulya Syarief mengatakan bahwa kepengurusan baru ini merupakan sebuah momentum untuk kembali menampilkan identitas dan jati diri Mathla’ul Anwar yang sesungguhnya.

“Mathla’ul Anwar sejatinya merupakan organisasi yang sangat akomodatif, inklusif, adaptif dan selalu siap menghadapi setiap perubahan dan perkembangan zaman”, ujar KH Embay.

KH Embay juga menambahkan, dengan kepengurusan yang baru, Mathla’ul Anwar akan melakukan reposisi arah gerakan, mengingat situasi dan perubahan zaman yang begitu cepat dan sulit diprediksi. Berikut diantaranya empat poin yang bisa dirangkum dari tujuan tersebut:

  1. Mathla’ul Anwar secara tegas akan memperkenalkan kembali jati dirinya sebagai wadah pergerakan yang mengacu pada nilai-nilai inklusivitas, moderat, Islam yang washatiyah sebagai wujud islam yang rahmatan lil’alamin, dan berfalsafahkan Pancasila.
  2. Mathla’ul Anwar bertekad kuat untuk terus menjaga kualitas demokrasi dan menjadi barisan terdepan dalam upaya membentengi Indonesia dari gerakan-gerakan yang ingin memecah belah umat dan bangsa, gerakan ekstrimis keagamaan, radikalisme dan segala bentuk isme-isme atau ancaman-ancaman apapun yang mengganggu keutuhan NKRI.
  3. Mathla’ul Anwar istiqomah melanjutkan pembangunan-pembangunan sumberdaya manusia, melalui institusi-institusi pendidikan, dengan melakukan pengembangan-pengembangan kualitas dan kuantitas pendidikan secara lebih memadai, adaptif terhadap perkembangan zaman dan terbuka bagi ruang-ruang inovasi.
  4. Mathla’ul Anwar membuka ruang sinergi dengan institusi mana pun sejauh itu demi kemajuan, demi kebaikan NKRI dan perbaikan Indonesia ke depan.

Mathla’ul Anwar akan menjalankan program strategis pada periode kepengurusan saat ini, antara lain:

  • Merambah layanan kesehatan masyarakat
  • Pengembangan perguruan tinggi MA
  • Pengembangan pesantren vokasi
  • Pengembangan kurikulum dan bahan ajar Ke-MA-an utk memperkokoh wasathiyah Islam dan pengembangan warisan keagamaan

Terakhir, KH Embay berharap, bahwa Mathla’ul Anwar bisa menjadi tempat bernaung dan berteduh bagi umat dan bangsa yang membutuhkan perbaikan kualitas dan jalan percerahan hidup. Mathla’ul Anwar bisa menjadi rumah bersama untuk belajar dan saling berbagi ilmu, juga tempat merajut setiap amal kebaikan.

“Saya berharap, Mathla’ul Anwar bisa menjadi rumah bersama, bagi umat dan bangsa untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik” ungkapnya.

Pada kegiatan pelantikan PBMA-Muslimat MA, Jum’at pagi (25/6), Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan secara virtual. Hadir melantik pengurus baru H. Muhammad Mardiono, Anggota Dewan Penasehat PBMA, yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

 

ASR

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!