Jalur Leppami, Jalur Baru Mencapai 4 Puncak di Pegungan Latimojong

Jalur Leppami, Jalur Baru Mencapai 4 Puncak di Pegungan Latimojong

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Enrekang – Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) HMI bersama Kaldera Indonesia dan Warga Lokal membuka jalur baru atau dikenal “Jalur LEPPAMI” menuju Atap Sulawesi, Puncak Rante Mario.

Muhammad Jusrianto, Direktur Eksekutif BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Periode 2019-2021, menyampaikan ada 3 puncak yang bisa dicapai dan dinikmati sebelum sampai ke puncak Rante Mario melalui Jalur LEPPAMI.

“Kelebihan jalur baru ini, yaitu selain kaya akan vegetasi alam dan pemandangan sepanjang jalan, juga para pendaki bisa menikmati 4 puncak di pegunungan Latimojong, mulai dari Buntu Batu (3185 Mdpl), Bubundirangkan (3217), Nene Mori (3397 Mdpl) dan Rante Mario (3478 Mdpl),” tutur Jusrianto yang juga putra Asli Latimojong (16/07/21).

Azam Rofiullah, Founder Kaldera Indonesia yang juga kader LEPPAMI HMI, menegaskan Ekspedisi ke gunung tertinggi Sulawesi tersebut menjadi pembuka atau gunung pertama yang didaki dari program yang digagasnya, yaitu *Green Tourism Expedition: Marathon 35 Gunung*. Ia berharap program ini berdampak signifikan pada pariwisata hijau.

“Pariwisata Hijau adalah masa depan Pariwisata Indonesia, karena negeri ini diberkahi oleh keindahan alam yang luar biasa, namun tetap harus dijaga kelestariannya bila ingin berwisata ke alam. Kita juga harus mempersiapkan diri menyambut era Enviroment 6.0 di mana semua kegiatan kita akan berbasis eco-friendly, maka sektor pariwisata harus bersiap dari sekarang. Maka penting sekali dukungan dari Pemerintah untuk mensukseskan kampanye ini,” tandas Azam.

Ekspedisi ini juga dibuka secara simbolis oleh Menteri Parekraf RI, Sandiaga S Uno beserta perwakilan beberapa kepala daerah seperti Gubernur Sumatera Barat, Bupati Agam, dan Bupati Lumajang secara virtual pada Jum’at 16 Juli 2021. Menteri Parekraf, Sandiaga Uno pun turut mengapresiasi ide Azam dan mendukung Ekspedisi ini.

“Saya sangat sepakat (dengan konsep Pariwisata Hijau), dan itu bagian daripada trend global yang tak terhentikan. Oleh karena itu anak-anak muda lah yang harus menjadi pemenangnya. Dan disini Kaldera kita harapkan bisa jadi mitra kita ke depan,” ujar Sandi.

Disamping itu, Direktur Eksekutif LEPPAMI HMI Cab. Enrekang Herman berharap besar agar Jalur LEPPAMI ini nantinya bisa menjadi jalur alternatif yang strategis dan menarik bagi para pendaki yang berkunjung ke Puncak Rante Mario, apalagi vegetasinya masih sangat asli dan bisa menikmati lingkungan tempat hidup anoa dari Pos 5 ke puncak Nene Mori dan dari Nene Mori ke Pos 7 jalur umum (Karangan).

“Dengan adanya jalur baru ini, kami dari Leppami HMI Enrekang berharap para pendaki yang melewatinya selain menikmati keindahan alam juga mampu menjaga kebersihan seperti membawa pulang sampahnya, apalagi melihat jalur umum khususnya di Lapangan diatas Pos 7 sampah begitu banyak berserakan,” pungkasnya.

Ekspedisi pegunungan Latimojong dan membuka jalur baru ini dilakukan oleh 21 Kader LEPPAMI HMI Se-Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa sampai Sulawesi, selama 4 malam 5 hari (11-15 Juli 2021. Waktu normal melewati jalur baru ini dengan melewati jalur karangan pada saat kembali adalah 3 hari.

 

(Red)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!