Bangun Semangat Pendidikan, Dema FTK UIN SMH Banten Helat FTK Golden

  • Whatsapp

Sabdanews.net-Serang Raya

Dalam rangka mengembalikan semangat pendidikan di masa pandemi, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Dema-FTK) UIN SMH Banten menyeleggarakan kegiatan FTK Golden (Go Oriented Leadership and Education), Minggu, (19/09/2021). Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadikan FTK menjadi Fakultas yang melahirkan pendidik yang handal dan berkualitas di bidangnya serta sadar akan peran dan fungsinya sebagai pendidik sesuai dengan visi FTK.

Bacaan Lainnya

“Mahasiswa baru FTK  adalah mahasiswa tingkat pertama yang diterima dan mengenyam pendidikan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa atau transisi dari SMA ke universitas menimbulkan berbagai tantangan bagi mahasiswa baru yang memasuki masa dewasa awal. Namun, sebagian mahasiswa ada yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan dalam melakukan penyesuaian. Sejatinya Penyesuaian merupakan proses yang tidak pernah lepas dari kehidupan manusia, terutama saat menghadapi perubahan. Hal ini pun pasti terjadi pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan kultur akademik dan kemahasiswaan serta dunia kependidikan. Dalam menyediakan perlu lakukan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan stimulus kepada mahasiswa baru agar mampu menyesuaikan dengan kultur yang ada,” tutur Suryadi, Ketua Umum Dema FTK dalam sambutannya.

Kegiatan FTK GOLDEN diselenggarakan selama 3 hari sejak tanggal 17-19 September 2021 dengan tema “Wujudkan generasi emas melalui kepribadian mahasiswa FTK yang moderat dan berwawasan global”. Pada kegiatan tersebut  dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, S.Sos, M.AP.

“Saya Berharap FTK UIN SMH BANTEN agar dapat meningkatkan kemandirian dan kreatifitas mahasiswa dalam menciptakan media pembelajaran sebagai calon pendidik, selain itu saya berharap agar FTK UIN SMH BANTEN dapat meningkatkan kemitraan dengan pemerintahan kabupaten dan kota, Hal ini karena berkaitan dengan guru sekolah dasar agar mahasiswa dari awal  dapat didekatkan dengan sekolah.  Kemudian saya berharap FTK dapat berkontribusi dalam menyiapkan calon guru yang berkualitas guna mendukung program peningkatan ases masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas sebagai program prioritas Provinsi Banten,” Pesan pria yang akrab disapa AA itu.

Selain itu,  panitia FTK GOLDEN  juga menghadirkan beberapa pemateri yang kompeten di bidangnya. Salah satunya adalah Dr. Alpedi, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang.

Dr. Alpedi, M.Pd mengatakan bahwa era baru membentuk ekosistem baru.

“Peradaban Internet of Things (IoT), membentuk ekosistem baru (online technology ecosystem), menjadi aktivitas ekonomi lebih efektif, efisien, dan produktif. Smartphone yang terintegrasi IoT telah memuaskan kebutuhan kita,” ucapnya.

“Filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pendidikan yang memerdekakan diantaranya ialah pengembangan budi pekerti; olah cipta, olah karya, olah karsa, dan olah raga, yang terpadu menjadi satu kesatuan,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa gagasan pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara (KHD) menjadi krusial di era disrupsi, menurutnya, pendidikan dalam era disrupsi mempunyai kewajiban untuk membentuk manusia-manusia berkarakter yang memiliki prinsip kemerdekaan, kemandirian, kebangsaan, dan kemanusiaan. Sehingga dapat terwujudnya ekosistem pendidikan berprinsip kemerdekaan, kemandirian, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Puncaknya, menghasilkan manusia Indonesia berdaya saing, kompeten, dan berkarakter. Era disrupsi menjadi era operasionalisasi pendidikan karakter,” pungkasnya.

Penulis : Azharudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *