Lagi, Camat Cimanggu Mangkir Dari Pertemuan Penyelesaian Konflik Pilkades Cibadak

Lagi, Camat Cimanggu Mangkir Dari Pertemuan Penyelesaian Konflik Pilkades Cibadak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Pandeglang – Persoalan kecurangan Pilkades yang terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang belum menemui titik terang. Seperti yang diketahui sebelumnya, laporan para calon kepala desa ke panitia pemilihan baik tingkat desa atau pun kecamatan pada selasa (19/10) belum mendapat perhatian atau keputusan dari pihak kecamatan. Sebelumnya, pihak kecamatan melalui Camat Cimanggu akan segera memberikan keputusan pada minggu lalu, namun sampai hari ini belum ada keputusan apapun terkait pilkades tersebut.

Baca juga  Polemik Sekda Provinsi Banten, WH: Hari Ini Sudah Clear!

Asep, Juru Bicara kandidat kepala desa nomor urut 02 mengatakan dirinya sangat kecewa atas sikap Camat Cimanggu yang gagap dalam memberikan keputusan, dirinya mengaku sudah berkali-kali datang ke kantor kecamatan bersama rekan-rekannya, akan tetapi camat tidak pernah ada di tempat.

“Sebagai camat seharusnya kan bisa memberikan jalan tengah supaya konflik yang terjadi di Desa Cibadak tidak berkepanjangan. Saya kecewa sekali lah, bagi saya camat sekarang seolah tidak mempunyai marwah sebagai seorang pemimpin,” ucap Asep.

Baca juga  Polemik Wajib Vaksin Pilkades, Ini Tanggapan Calon Kades dan Masyarakat

Ia mengaku dirinya dan rekan-rekan sudah beberapa kali dijanjikan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan Pilkades Cibadak akan tetapi camat selalu mangkir.

“Kita udah sering ke sini sesuai yang dijanjikan pihak kecamatan, tapi ada saja alasan ketidakhadiran camat pada pertemuan,” ucapnya.

Selain itu, ia bersama rekan-rekan kandidat kepala desa yang merasa terdzolimi akibat dari keputusan panitia pemilihan akan melanjutkan kasus kecurangan tersebut pada pihak kepolisian apabila pihak kecamatan tidak mampu memberikan keputusan.

Baca juga  Motto 'Bergerak Bersama Masyarakat' Dibuktikan Mahfud

“Kita udah bulat pak, kalau dalam satu minggu ini belum ada keputusan juga, kita bakal bawa masalah ini ke Polres Pandeglang,” tegas Asep.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!