Emak-emak “Geruduk” Rumah Anggota DPRD Cilegon

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Cilegon – Satu rumah anggota DPRD Kota Cilegon Erik Rebiin Didesak oleh Emak-emak berdaster yang membawa karton yang bertuliskan “Kami Manusia, Tolong manusiakan kami Sebagai Manusia”? Masa aksi emak emak yang berpakaian Daster  itu sebanyak 30 orang unjuk rasa kediaman Anggota DPRD Kota Cilegon,Erick Rebiin, di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu (3/11/2021).

Kedatangan emak-emak berdaster sambil membawa spanduk, datangi rumah anggota DPRD Cilegon, menuntut kepada anggota DPRD untuk menampung aspirasinya dan bisa mempekerjakan suaminya di Mega proyek 9 dan 10 PLTU Suralaya.

Bacaan Lainnya

Emak-emak yang juga  warga Kelurahan Suralaya mengaku bahwa  suaminya tak difasilitasi lowongan pekerjaan di Mega proyek 9 dan 10 PLTU Suralaya. Bahkan malah   memprioritaskan warga pendatang yang bekerja di Mega Proyek 9 Dan 10 PLTU Suralaya.

Dalam unjuk rasa tersebut dilakukan  di rumah anggota DPRD Kota Cilegon, emak-emak membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan ‘Aje Ngeremeakeun Emak-emak berdaster’ (jangan ngeremehin emak-emak berdaster). ‘Cendol Dawet Limangatisan, emak-emak ruwet turun kejalan’ (Cendol Dawet lima ratusan, emak-emak ruwet turun ke jalan).

Bahkan poster lainnya juga turut dibentangkan oleh emak-emak di rumah Anggota DPRD Kota Cilegon. ‘kami manusia tolong manusiakan kami sebagai manusia’. ‘arep Megawe Bae susah Kaye pengemis’ (mau bekerja aja susah kaya pengemis).

Salah seorang emak-emak yang merupakan koordinator lapangan, Linda menyampaikan bahwa  kedatangan kami  ke rumah Anggota DPRD Kota Cilegon untuk meminta para suaminya diakomodir dan bekerja di proyek 9 dan 10 PLTU Suralaya.

“Kita datang kesini supaya suami kami bekerja di proyek 9 dan 10 PLTU Suralaya. Karena kami warga lokal,” terangnya

Jangan hanya mementingkan warga pendatang saja, kami warga lokal hanya menikmati debunya saja. Padahal proyek di depan mata,” ujarnya

Lanjut Linda, menambahkan bahwa awalnya emak-emak yang datang ke rumah anggota DPRD Kota Cilegon dalam beberapa jam saja, selanjutnya meneruskan aksi ke depan halaman Mega proyek 9 dan 10.

“Abis dari rumah dewan tadinya kita mau ke PLTU, akan tetapi di tahan sama pak dewan dan nunggu hasil dari pak dewan mau di panggil manajemen PLTU Suralaya ke gedung dewan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cilegon Erik Rebiin tidak menafikan kedatangan emak-emak ke rumahnya pada pagi hari. Kedatangan emak-emak itu membuat kaget dirinya.

“Kaget saya pagi-pagi kedatangan emak-emak bawa spanduk, mengajak saya untuk ikut demo ke proyek pembangunan PLTU Suralaya,” ujar Erik.

Dikatakan Erik kepada Emak-emak, dirinya berjanji akan membawa aspirasi masyarakat tersebut ke gedung rakyat dan akan memanggil pihak PLTU Suralaya proyek 9 dan 10.

“Insya Alloh Senin ini kita akan adakan Hearing dengan PLTU, dan masyarakat terkait serapan tenaga kerja di ring satu Mega proyek itu,” ujarnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *