Kejati dan DLH Banten Tanam Ribuan Pohon Mangrove

  • Whatsapp
Penanaman pohoj mangrove

Sabdanews.net | Serang Raya – Kepala Kejaksaaan Tinggi Banten (Kejati) dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten melakukan penanaman ribuan pohon mangrove. Penanaman 5000 pohon mangrove tersebut, dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, dilaksanakan di pantai Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

“Dengan rasa ucap syukur hari Pahlawan, Kami melakukan penanam pohon mangrove, sebagai sebuah bentuk menghargai alam, agar terjaga ekosistemnya,” Ujar Kajati Banten, Reda Mantovani.

Bacaan Lainnya

Kegiatan penanaman pohon mangrove yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten ini dalam rangka menghargai jasa para pahlawan dengan melakukan perawatan alam yang ada di pantai.

Menurut Reda Mantovani, penanaman pohon mangrove ini sangat bermanfaat untuk penyelamatan lingkungan dan generasi muda yang akan datang.

“Pohon mangrove yang ditanam ini, akan bermanfaat di 5 tahun kedepan untuk masyarakat Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa,” terangnya.

Kajati Banten melalui Reda Mantovani juga mengatakan, dengan melalukan penanaman mangrove akan dapat mencegah abrasi di wilayah Lontar Kecamatan Tirtayasa.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kejati Banten dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten dibantu oleh kelompok pembudidaya pohon mangrove.

“Mereka ikut menanam pohon mangrove. Kita dibantu oleh masyarakat setempat, yaitu para kelompok tani yang sudah dibina oleh Dinas LH,” Kata Reda Mantovani.

Reda menuturkan, kejati banten melakukan Pemilihan lokasi di Desa Lontar untuk penanaman pohon mangrove karena lokasi tersebut merupakan kawasan pesisir pantai yang sering terjadi abrasi.

“Diwilayah tersebut sering terjadi abrasi. Penanaman mangrove ini sudah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten dari Tahun 2010,” tutur Reda Mantovani

Selain melakukan penanaman pohon mangrove, Kajati Banten juga memberikan bantuan sembako untuk masyarakat di Desa Lontar.

“Bantuan yang kami salurkan di Desa Lontar tersebut, berbentuk sembako. Semoga bisa dimanfaatkan oleh warga Lontar,” imbuh Reda Mantovani

selain bantuan sembako, dilaksanakan pula penyuluhan hukum, oleh Kasi Intel Kejati Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, Wawan Gunawan mengatakan, bahwa kondisi di wilayah itu sangat menghawatirkan.

“Kondisinya saat ini sangat menghawatirkan, soalnya banyak lahan yang sudah dialih fungsi oleh oknum-oknum penjual lahan, oleh karenanya, kita  harus menjaga pesisir laut dari adanya abrasi. Kemudian menjaga retorasinya dan juga lingkungannya,salah satunya dengan menanam pohon mangrove” ujar Wawan Gunawan

“Program penanaman pohon mangrove ini sangat baik. Kita kerjasama dengan Kejati untuk melestarikan daerah pesisir,” Lanjutnya.

Menurut Wawan, rencananya penanaman pohon mangrove ini akan dilanjutkan di wilayah Mauk dan Bojonegara. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten menginstruksikan kelompok tani untuk melakukan penanaman pohon mangrove.

“Kita ada sekitar 678 kelompok tani atau kelompok binaan-binaan, Kita bina, kita kasih permodalannya. Kita kasih bibit mangrove dan upahnya juga,” ujar Wawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar