Aliansi Mahasiswa Cilegon Datangi Kejagung RI

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Cilegon – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi mahasiswa Cilegon mendatangi Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Kedatagan mahasiswa tersebut untuk mengklarifikasi laporan pengaduan terkait pengangkatan tenaga ahli Walikota Cilegon dengan nomor surat Keputusan (SK) Walikota Cilegon Nomor 800/Kep.93.um/2021. Menurut Kordinator aliansi, Hasadi Putra mengatakan bahwa pengangkatan tenaga ahli wali kota tersebut tidak mempunyai dasar hukum yang kuat.

“Kedatangan kami disambut baik oleh pihak jampidsus Kejagung RI, dalam kedatangan ini untuk memberikan keterangan terkait laporan pengaduan abuse power (penyalahgunaan wewenang) yang kita layangkan beberapa waktu yang lalu, sekaligus memberikan bukti bukti terkait kasus abuse power ini,” ucap Hasadi Putra.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Hasadi Putra juga menyikapi pernyataan Kabag Hukum Pemkot Cilegon, Agung Budi Prasetya yang menyatakan pengangkatan tenaga ahli sudah yang sudah sesuai mekanisme yang berlaku, menurutnya Pemkot Cilegon melakukan mekanisme yang tidak sesuai yakni merubah anggaran belanja honorer menjadi anggaran tenaga ahli.  

“Kami mengingatkan kepada bapak walikota bahwa dalam hal birokrasi harus hati-hati jangan semena-mena kalo diibaratkan seperti sales metro mini yang ugal-ugalan (Sekarepe Dewek)” indikasi dugaan abuse power lainnya adalah yang diangkat menjadi tenaga ahli walikota bukan orang orang yang punya kompotensi tetapi adalah bagian tim sukses Helldy Agustian dalam Pilwakot Cilegon tahun 2020,” ucap Hasadi

“Hasil komunikasi dan diskusi kita dengan pihak Kejagung RI bahwa pengalihan mata anggaran belanja honorer menjadi belanja tenaga ahli ini ada unsur pidananya, jadi sudah terang benerang. kasus ini kita tunggu kejagung bekerja dalam memberantas korupsi, kami yakin bahwa kejagung akan berpihak kepada masyarakat untuk menyelamatkan uang rakyat,” tutup Hasadi Putra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *