Walikota Serang : Gaji Guru Non-PNS di Kota Serang Lebih Tinggi dari Daerah Lain

  • Whatsapp

Sabdanews.net, Serang Raya – Menanggapi aksi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Serang pada saat rapat paripuna DPRD Kota Serang, Senin (22/11) lalu terkait gaji guru honorer non PNS di Kota Serang, Walikota Serang, Syafrudin mengatakan bahwa sebenarnya gaji guru atau honor bagi guru non PNS bukan berasal dari Pemkot Serang, melainkan berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Bacaan Lainnya

“Honorer Guru PNS yang dilontarkan oleh HMI MPO Serang sebesar 200 ribu itu, bukan kebijakan kami melainkan Honorer Guru itu dari BOS,” ucap Syafrudin, Rabu, (24/11).

Syafrudin menambahkan besaran gaji guru non-PNS dikembalikan pada kinerja guru tersebut. Karena, pemerintah Kota Serang memberikan honor pada guru non-PNS sesuai dengan jam mengajar guru tersebut.

“Jadi Rp25 ribu per jam. Jadi tergantung gurunya, sebulan itu ada yang Rp2 juta, ada yang Rp1,5 juta. Yang Rp200 ribu itu hanya tambahan saja dari pemerintah, jangan lihat Rp200 ribu-nya,” ucapnya.

Syafrudin mengaku bahwa dengan besaran honor guru non PNS diklaim lebih dari Rp1 juta menjadikan guru non PNS di Kota Serang lebih sejahtera dibandingkan dengan guru non PNS di daerah lainnya.

“Tanya aja kabupaten kota lain. Guru honor di Kota Cilegon itu Rp1 juta, berarti kalah dari kita. Di kita itu Rp2 juta lebih, adanya di BOS. Dana BOS itu dari pemerintah daerah, dari APBD,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto mengatakan bahwa pihaknya selaku DPRD akan selalu menerima segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Akan tetapi, ia menilai aksi bentang spanduk pada saat sidang Paripurna kurang tepat.

“Tentunya ada tata caranya yah dalam menyampaikan aspirasi. Kalau tadi kan tanpa izin dan memang tempatnya tidak pas. Karena rapat paripurna kan diatur dalam aturan kami, harus tertib dan kondusif,” ujarnya.

Sedangkan mengenai tuntutan kenaikan honor guru non PNS, ia menuturkan bahwa hal itu merupakan insentif yang diberikan oleh pemerintah sebagai penghargaan. Untuk tahun ini, honor tersebut akan ditingkatkan menjadi Rp250 ribu.

“Kota Serang tahun kemarin menganggarkan sebesar Rp200 ribu. Tapi untuk tahun ini, telah dianggarkan menjadi Rp250 ribu. Itu insentif yah, kalau honor itu dari dana BOS,” terangnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *