Klinik PKU Muhammadiyah, Klinik Pertama Dengan Metode Bayar Pake Sampah

Klinik PKU Muhammadiyah, Klinik Pertama Dengan Metode Bayar Pake Sampah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Muhammadiyah Kota Serang melakukan Re-Opening klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang, di Jalan Raya Kaloran, Kecamatan Serang, Kota Serang. Dalam peresmian tersebut, dihadiri pejabat Pemkot Serang, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Camat Serang, Kelurahan Kota Baru. Selain itu, hadir juga pengurus MPKU Pusat, MPKU Wilayah Banten, dan seluruh pengurus Muhammadiyah Kota Serang serta Anggota DPRD kota Serang, Nur Agis Aulia.

Dalam Acara Re-Opening, Klinik PKU Muhammadiyah Melakukan Penandatangan kerjasama dengan Bank Sampah digital terkait program berobat dengan membayar pakai sampah.

Ketua Muhammadiyah Kota Serang, Hamsin menyampaikan bahwa klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang berkomitmen untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang murah, dengan fasilitas tidak murahan.

Baca juga  Badan Pertanahan Nasional Resmi Melantik Pejabat Adninistrasi Baru

Kemudian, Menurut Anggota DPRD kota Serang, Nur Agis Aulia, klinik PKU Muhamadiyah merupakan pertama dan satu satunya yang melayani pengobatan masyarakat yang metode pembayarannya dengan sampah di Kota Serang atau mungkin di Banten.

“Tentu langkah ini perlu diapresiasi dan disupport, dan semoga program ini bisa mendorong masyarakat mau memilah sampah dan hasil tabungannya bisa untuk berobat,” ucap Agis.  

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Hasanudin sangat mendukung adanya Klinik PKU Muhammadiyah. Karena dengan adanya klinik tersebut, kesehatan masyarakat di Kota Serang dapat terjamin.

“Sehingga bisa semakin banyak yang menjadi sehat. Klinik PKU Muhammadiyah, adalah klinik satu-satunya di kota Serang yang mau dibayar pakai sampah. Ini sangatlah bagus, dan dapat menjadi contoh,” ungkapnya.

Baca juga  Optimalkan Layanan Pengelolaan Sampah, BSD Luncurkan Aplikasi Digital

Menurutnya, Klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang ada banyak keuntungannya. Pertama, kata dia, orang sakit bisa  sembuh, dan sampah yang berserakan bisa teratasi.

“Sampah bisa di olah kembali, dan kesehatan pun terjamin. Ini adalah luar biasa, ini harus kita dukung penuh. Mudah- mudahan klinik ini menjadi maju dan bermanfaat untuk Kota Serang,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Bank sampah Digital, Iyadulloh menjelaskan bahwa Bank Sampah Digital sudah dua tahun berjalan mengumpulkan sampah dari koordinator di setiap kota maupun kabupaten di Banten.

Dari hasil tabungan sampah inipun, kata dia, dikonversikan berbagai manfaat seperti sembako, tabungan aqiqah, Qurban, bahkan untuk bayar SPPT.

“Kali ini pun, layanan konversi terbaru di Klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang. Yaitu, berobat pakai sampah. Jadi nabung sampah bisa dipakai untuk berobat kesehatan,” ujarnya.

Baca juga  Ini Dia Alasan Pemerintah Memilih Nama "Nusantara" Sebagai Nama Ibu Kota Baru

Diakhir wawancara, Iyadulloh mengakui, ada jenis sampah, mulai dari plastik, kertas logam, dan minyak jelantah. Semuanya berbeda-beda harganya, masing-masing terdapat nilai rupiah.

“Makanya, masyarakat di Banten maupun Kota Serang dapat semakin rajin menabung sampah di Bank sampah digital. Dikarenakan dengan begitu, kita ikut serta menjaga lingkungan, sehingga berdampak pada kesehatan rohani,” tutupnya seraya mengakhiri wawancara.

Diketahui, Bank Sampah Digital di Banten terdapat 144 titik di wilayah Banten.

Sementara untuk kegiatan Re-Opening Klinik PKU Muhammadiyah tak lupa diadakan Bakti Sosial Santunan Yatim, Pengobatan Gratis Dhuafa dan Khitanan Massal.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!