Jelang Natal dan Tahun Baru, WH Intruksikan Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Varian Covid Baru

Jelang Natal dan Tahun Baru, WH Intruksikan Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Varian Covid Baru

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), memberikan intruksi kepada seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 varian omicron. Hal ini sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo atas terkonfirmasinya kasus Covid-19 varian omicron di Indonesia.

“Hari ini kita koordinasikan untuk diimplementasikan kondisi menjelang Libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Gubernur WH, Minggu, (19/12).

Gubernur Banten, WH menyampaikan hal tersebut sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual dan diikuti oleh seluruh Gubernur, Pangdam, Kapolda, Bupati, Walikota serta jajaran Forkopimda seluruh Indonesia, Jumat (17/12) lalu. Presiden Jokowi menyampaikan tiga hal terkait penyebaran Covid-19 varian omicron yang telah masuk ke berbagai negara, bahkan diperkiran oleh WHO telah masuk ke seluruh negara.

Tiga hal yang harus dikerjakan dengan ketat yakni : memastikan pelaksanaan Protokol Kesehatan terutama memakai masker di tempat-tempat keramaian dan pertemuan; testing dan tracing kontak aktif harus dijalankan sesuai standar untuk mempercepat penanganan; serta percepatan vaksinasi.

Baca juga  PGK Provinsi Banten Minta Kapolri Copot Kapolda Banten

“Libur Nataru ini kita sepakati untuk dilaksanakan pengawasan pelaksanaan Protokol Kesehatan secara ketat,” tegas Gubernur WH.

Ditegaskan, kegiatan vaksinasi harus dimaksimalkan. Di wilayah Provinsi Banten, untuk vaksinasi dosis pertama mencapai 71,5%, untuk dosis kedua mencapai 50,7% dari target 9.229.383 jiwa.

“Presiden ingatkan agar kita mempersiapkan target vaksinasi untuk anak-anak. Kick off di Kota Tangerang Selatan, target kita 2 juta lebih anak, bisa kita upayakan dari sekarang,” terang Gubernur WH.

“Untuk vaksinasi harus kita upayakan dengan sungguh-sungguh, khususnya untuk daerah yang masih rendah,” tambahnya.

Gubernur WH juga harapkan Bupati/Walikota untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, semuanya bekerja tuntaskan target capaian vaksinasi.

“Testing dan tracing juga ditingkatkan untuk kewaspadaan dan konsolidasi,” imbuhnya

Baca juga  Ribuan Buruh Gelar Aksi Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK Kepada Gubernur Banten

“Isolasi terpusat (isoter) dan isolasi mandiri (isoman) juga kita persiapkan,” tambah Gubernur WH.

Ditegaskan, seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 varian omicron karena di Indonesia sudah ada yang terpapar.

“Koordinasikan persiapan rumah sakit. Jangan lupa mempersiapkan obat dan oksigen, walaupun tahun kemarin oksigen tidak terlalu bermasalah. Tetap harus kita persiapkan dari sekarang,” ungkap Gubernur WH.

Gubernur WH juga instruksikan semua pihak mempersiapkan aturan yang menjadi kewenangan masing-masing, demikian pula dengan Pemprov Banten. Termasuk pembukaan tempat pariwisata perlu dikaji oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten bersama Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota.

Dikatakan, hasil bahasan bersama akan menjadi rekomendasi atau acuan bersama dalam menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru. Termasuk dalam mempersiapkan alokasi anggaran dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Ayo kita terus bangkit melawan Covid-19 termasuk varian baru,” pungkas Gubernur WH.

Rapat koordinasi dipandu Plt. Sekda Provinsi Banten Muhtarom. Ada 6 hal yang perlu diperhatikan yakni : kondisi menjelang Libur Natal dan Tahun Baru, vaksinasi akan dimaksimalkan, termasuk vaksinasi anak, kewaspadaan terhadap Covid-19 varian omicron, upaya yang dilakukan terhadap kemungkinan penyebaran Covid-19 varian omicron, serta aspek penganggaran untuk pembiayaan penanganan.

Baca juga  Pemprov Banten Akan Lantik 20 Pegawai Dinkes Yang Baru

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan pada periode Agustus – Desember tahun 2021, tren kasus Covid-19  terus mengalami penurunan.

“Covid-19 Varian Omicron ada 6 kasus, 3 orang warga AS, 2 orang warga China, serta 1 orang WNI. Derajat keparahan belum dapat disimpulkan, namun tetap harus diantisipasi,” ungkapnya.

“Vaksin memberikan hasil efektif untuk mencegah keparahan dan kasus kematian,” tambah dr Ati.

Rakor juga membahas kesiapan dalam menghadapi bencana alam sebagai dampak cuaca ekstrim akibat perubahan iklim. Semua pihak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tersebut.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!