Kormi Kota Serang Gelar Festival Olahraga Tradisonal

Kormi Kota Serang Gelar Festival Olahraga Tradisonal

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Serang menggelar Festival Olahraga Tradisional dengan mengusung tema “Sehat, Bugar, Gembira dan Luar Biasa” di Kota Serang.

Ketua Kormi Kota Serang, Jumhadi mengatakan diselenggarakannya festival tersebut agar masyarakat Kota Serang semangat dalam melestarikan olahraga tradisional.

“Semoga masyarakat tidak menganggap olahraga hanya untuk menyehatkan badan akan tetapi juga sebagai hiburan,” ucapnya.

Cabang olahraga yang dilombakan dalam festival tersebut antara lain egrang, bentengan, bakiak panjang, gatrik, dagongan dan gobak sodor.

Baca juga  Puluhan Warga Tolak Pembangunan Sodetan di Sungai Ciujung

Jumhadi juga mengatakan olahraga tradisional merupakan ‘kekayaan’ berharga peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan agar tidak sirna digerus oleh perkembangan zaman. Selain itu, menurut Jumhadi, selain membuat sehat, bugar dan gembira, setiap jenis olahraga tradisional dipastikan sarat dengan makna dan pesan berharga yang tersimpan di dalamnya.

“Misalnya gobak sodor, jenis olahraga tradisional ini sangat dibutuhkan ketangkasan dan strategi yang cepat untuk bisa menerobos pertahanan lawan,” ujarnya.  

Baca juga  POLRESTA CILEGON INGATKAN MASYARAKAT AGAR MENGIKUTI PROKES

“Artinya, dalam menjaga sebuah pertahanan satu sama lain harus kompak agar tim penyerang tidak sampai lolos dari penjagaan mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival KORMI Kota Serang Herlin Saputra mengatakan bahwa kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Lantaran, kata Herlin, selain mengajak masyarakat Sehat, bugar dan bahagia, melalui festival ini merekapun dapat bernostalgia ke masa kecil dulu.

Baca juga  Diduga Drainase Tersumbat, Akses Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Tergenang Air

Dari enam jenis olahan tradisional yang dilombakan, menurutnya tercatat sekitar 300 orang yang terlibat menjadi peserta lomba yang merupakan perwakilan dari enam kecamatan se-Kota Serang.

“Masyarakat setempat pun cukup antusias. Alhamdulillah melalui kegiatan festival ini, olahraga olahraga tradisional yang nyaris punah dapat tersosialisasikan,” katanya.

“Outputnya adalah menyebarluaskan dan memberdayakan peran serta masyarakat dalam pengembangan keutuhan jasmani dan rohani serta hubungan sosial dengan kebiasaan hidup sehat, bugar, gembira, kreatif dan produktif,” jelasnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!