Wali Kota Serang Minta Petani dan Nelayan Tingkatkan Kualitas Panen

Wali Kota Serang Minta Petani dan Nelayan Tingkatkan Kualitas Panen

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Wali Kota Serang Syafrudin meminta kepada Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Serang untuk bisa meningkatkan produksi, terutama kualitas panen.

Hal ini disampaikan Wali Kota Serang Syafrudin saat acara pelantikan dan pengukuhan KTNA Kota Serang di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu 22 Desember 2021.

Wali Kota Serang Syafrudin juga menekankan kepada KTNA Kota Serang untuk bisa membuat jangka panen setahun dua kali.

“Dengan melalui KTNA ini bisa menambah produksi dengan lahan pertanian yang sudah tergerus dengan perumahan dan lainnya,” ujar Wali Kota kepada awak media.

Baca juga  Syafrudin Apresiasi Kemenag Kota Serang yang Bedah Rumah Warga Pada Hari Amal Bhakti ke-76

“Oleh karena itu, para petani untuk bisa meningkatkan produksinya terutama kualitas harus bagus dan sama dengan kabupaten/kota lainnya. Kuantitasnya yang biasanya satu tahun sekali panen, bisa dua kali dalam setahun,” tambahnya.

Wali Kota Serang juga berharap, KTNA Kota Serang bisa menanam tanaman penunjang. Sehingga, kesehjateraan masyarakat terpenuhi.

Selain itu, Wali Kota juga menyebutkan kelemahannya. Dimana ada pembeli beras dari luar Kota Serang.

Baca juga  Jalin Sinergitas, Kapolres Serang Kota Silaturahmi Dengan Ulama Dan Tokoh Agama

“Kami berharap para petani Kota Serang jangan menjual beras pada masyarakat luar Kota Serang. Jadi tidak dibawah keluar atau bisa dinikmati masyarakat Kota Serang,” paparnya.

Adapun tanah yang dikelola masyarakat Kota Serang itu seluas 20 hektar. Adapun rinciannya ada yang dikelola 1.000 meter dan ada juga 200 meter dan lainnya.

“Kami melihat berpuluh-puluh tahun agar bisa dikelola dengan baik,” tambahnya.

Baca juga  Ini Arahan Presiden RI Untuk Kepala Daerah se-Indonesia

Sementara itu, Ketua KTNA Kota Serang Adhari menambahkan, KTNA ini harus bisa mendampingi kesulitan para petani. Karena, prinsif dasar KTNA adalah sebagai penyuluh swadaya.

“Kebetulan sekali dalam beberapa tahun ini, penyuluh pada pensiun. KTNA untuk bisa membantu program kerja penyuluh dilapangan,” katanya.

Adapun masukan Wali Kota terkait tidak untuk dijual keluar hasil panen berasnya. Kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah. “Ini yang akan kami dorong dengan pemerintah,” ujarnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!