IMC Desak Kejari Cilegon Selidiki Dugaan Gratifikasi Wali Kota Cilegon

IMC Desak Kejari Cilegon Selidiki Dugaan Gratifikasi Wali Kota Cilegon

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Cilegon – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, Kamis, (23/12). Mereka mendesak Kejari Cilegon untuk segera menuntaskan kasus korupsi di Kota Industri tersebut.    

Iqbal Afrizal, Kordinator aksi mengatakan kasus pengadaan Tughboat yang dianggarkan hingga Rp 75 Miliar sampai saat ini belum ada wujudnya. Ia menduga pengadaan tughboat tersebut hanya modus untuk kepentingan pribadi pegawai Pemkot Cilegon.    

Baca juga  Bekas Gedung Kejari Cilegon Akan Dijadikan Pusat UMKM

“Kasus pengadaan tughboat di Kota Cilegon ini berjumlah 75 milyar. Namun, secara realitanya wujud nya tidak. Bahkan, hanya mengatasnamakan tughboat namun secara realita kosong,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Arya Duta Besar IMC UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten menilai Kejari Cilegon lambat dalam menyelesaikan kasus korupsi di Cilegon sehingga kasus-kasus sebelumnya jadi terabaikan.  

“Seharusnya dengan adanya Kejari Cilegon bisa memberantas kasus korupsi yang ada di Kota Industri. Namun, kini Kejari Cilegon kian lambat dan gagap,” tegasnya.

Baca juga  Disdukcapil Kota Serang: Pembuatan Administtrasi Kependudukan Selesai 50 Menit

“Kota Cilegon masih kurang mampu untuk menyelesaikan persoalan korupsi. Tidak ada perubahan sejak tahun 2019 sampai tahun 2021,” imbuhnya.

Sementara itu, Rizki Waladun Duta Besar IMC Untirta mengatakan Kejari seharusnya segara menelusuri orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi lahan parkir Pasar Keranggot yang dilakukan oleh mantan Kadishub Kota Cilegon, Uteng Dedi Afandi. Saat persidangan, kata Rizki Waladun, Uteng menyebutkan nama Wali Kota Cilegon sebagai penerima gratifikasi atau uang suap lahan parkir Pasar Keranggot, akan tetapi sampai saat ini Kejari justru belum terlihat melakukan gerakan menyelesaikan persoalan tersebut.   

Baca juga  Wali Kota Cilegon Minta RS Hermina Rekrut Tenaga Kerja Asli Orang Cilegon

“IMC mendesak Kejari Cilegon untuk segera menyelidiki dugaan gratifikasi oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian. Kasus korupsi di Cilegon harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” tutup Rizki.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!