Mengerikan! Ternyata Ini Dampak Buruk Sering Kesepian

Mengerikan! Ternyata Ini Dampak Buruk Sering Kesepian

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Gaya Hidup – Tingkat kesepian seseorang bisa berdampak buruk untuk kehidupan loh. Banyak penelitian yang membahas tentang dampak negatif kesepian terhadap fisik ataupun mental. Nah, kami telah menyajikan dari berbagai sumber penelitian tentang marabahaya yang akan kamu dapat jika kamu sering kesepian;

1. Depresi

Penelitian pada tahun 2006 tentang orang-orang usia muda dan dewasa berbasis populasi lainnya. Menjelaskan bahwa kesepian tingkat tinggi berhubungan dengan gejala depresi dan ketertkaitannya cenderung terus-menerus sepanjang usia seseorang.

2. Meningkatkan risiko kematian 

Studi yang dilakukan Hold-Lunstand menjelaskan bahwa orang kesepian atau memliki hubungan sosial yang rendah akan memiliki resiko kematian yang sama dengan merokok 15 batang sehari.

Di sisi lain, Hold-Lunstand juga melakukan penelitian tentang kesepian subyektif dan isolasi sosial fisik yang hasilnya adalah kesepian subyektif dan isolasi sosial fisik mampu meningkatkan risiko kematian dini dan risiko lebih besar daripada risiko karena obesitas, ketidakaktifan fisik, dan juga melebihi risiko sebab solusi udara.

Baca juga  4 Tips Meningkatkan Imunitas Bagi Santri

3. Kesulitan menghadapi stres 

Seseorang yang kesepian saat menghadapi stres, kesehatannya akan lebih cepat menurun sampai sakit dibandingkan orang yang stres dengan bantuan orang lain. Dalam sebuah penelitian pada tahun 2007 menjelaskan bahwa bantuan orang lain atau dukungan sosial akan memaksimalkan respon dari neurokimia yang dapat membantu menghilangkan stres. Sebagaimana dilansir dari Psychology Today, Seseorang yang selalu kesepian dapat dikatakan ia memiliki persepsi stres yang lebih tinggi loh.

4. Memicu peradangan 

Penelitian yang dilakukan Steve Cole selaku profesor ilmu kedoktern menemukan bahwa terdapat kelompok gen pembawa inflamasi akan cenderung menjadi aktif di saat kondisi kesepian. Parahnya, reaksi ini berlangsung dari generasi ke generasi alias menjadi turunan.

Nah, inflamasi sendiri adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk menghadang infeksi dan cedera. So, orang kesepian akan cepat sakit dan jika berlebihan bisa menjadi pemicu sejumlah penyakit serius, seperti kanker.

Baca juga  Ingin Jadi Kepala Desa? Ternyata Segini Loh Gaji dan Masa Jabatannya

5. Rentan terkena flu dan pilek 

Penelitian yang melibatkan 159 orang pada tahun 2017 menemukan bahwa orang-orang yang kesepian cenderung lebih rentan untuk terjangkit gejala flu dan pilek. Dalam penelitian yang lain, Cacioppo dan Cole menemukan kesimpulan jika orang yang kesepian memiliki imunitas yang rendah sehingga rentan untuk terkena infeksi, karena imun orang kesepian cenderung lebih fokus untuk memerangi bakteri daripada virus.

6. Sulit berinteraksi

Menurut Cacioppo kepada CityLab, ia menjelaskan bahwa memang kesepian meningkatkan dukungan interaksi sosial, karena akan memotivasi seseorang untuk memperbaiki atau menggantikan hubungan yang dirasa hilang. Akan tetapi, dampak buruknya adalah orang-orang yang kesepian cenderung lebih sensitif terhadap informasi sosial, buruk maupun baik, sehingga mengalami kesulitan dalam berinteraksi.

7. Bisa menjadi pertanda Alzheimer 

Menurut Donovan ketika ia melakukan penelitian kepada hampir delapan puluh komunitas mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa mereka yang merasa kesepian memliki level protein amyloid yang tinggi. Sedangakn, secara klinis, tingkat protein amyloid yang tinggi pada otak mendasari terjadinya alzheimer.

Baca juga  Meskipun Pahit, Ternyata Ini 6 Manfaat Pare Bagi Tubuh

8. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Para ahli mulai dari psikolog atau dokter menekankan bahwa kesepian memang sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular serius. Pada tahun 2016, studi yang melibatkan hampir 200 ribu orang menjelaskan bahwa kesepian dan isolasi sosial dihubungkan dengan peningkatan risiko stroke hingga 32 persen loh. Sedangkan tentang penyakit jantung meningkat sampai 29 persen. Uwaw!

9. Mengacaukan pola makan

Ada hubungan yang signifikan loh, di antara kesepian dan gangguan makan, sebagaimana dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 bahwa karakteristik kesepianj memiliki anoreksia, bulimia, dan binge-eating, ditemukan bisa terkait dengan kesepian.  Selain itu, memang kesepian juga menjadi faktor untuk penurunan ataupun kenaikan berat badan. Dalam penelitian tersebut juga menerangkan jika sesorang yang berat badannya naik karena mereka menjadikan makanan sebagai obat dari kesepian.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!