Buruh Rusak Kantor Gubernur, PW Pemuda Muhamadiyah Banten: Gara-gara WH Asbun!

Buruh Rusak Kantor Gubernur, PW Pemuda Muhamadiyah Banten: Gara-gara WH Asbun!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Pimpina Wilayah (PW) Pemuda Muhamadiyah Banten menyayangkan sikap Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) yang melaporkan para buruh ke Polda Banten pasca terjadinya aksi buruh yang merusak kantor gubernur Rabu (22/12) lalu.   

Ketua PW Pemuda Muhamadiyah Banten, Mufrod Thama menilai sikap Gubernur Banten yang melaporkan buruh merupakan tindakan yang berlebihan, padahal para buruh hanya ingin berdialog dengan pemimpinnya.  

“Padahal sih, keinginan buruh ingin dialog saja dengan Gubernur Banten, ya terima saja dengan baik, sebegai pemimpin menerima rakyatna, kalau sudah duduk bersama insya Allah ada solusi, tidak usah menghindar,” ujar Mufrod Thama saat dimintai keterangan melalui pesan whatsaap, Selasa (28/12).

Baca juga  Sanuji Pentamarta Hadiri Kegiatan Pelatihan Public Speaking Oleh DP3AKB Kota Cilegon

Lanjut Mufrod sangat menyayangkan Gubernur Banten enggan menerima masa buruh untuk berdialog. Sehingga, Kasat Sappol PP Provinsi Banten dicopot dari jabatanya oleh Gebernur Banten.

“Kasatpol PP Provinsi Banten di copot jabatannya oleh Gebernur Banten. Dengan alasan, tidak sesuai SOP sehingga para buruh berhasil merangsak ke ruang dinas Gebernur Banten,” terangnya.

Baca juga  Gubernur Banten Himbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem

Disamping itu, Mufrod sangat menyayangkan dengan sifat Gubernur Banten yang arogan, sehingga Kasatpol PP Provinsi Banten menjadi tumbal akibat ketidaksanggupan manahan masa aksi pada saat demonstrasi di KP3B.

“Padahal kalau perwakilan buruh ditemui saja mungkin tidak terjadi pencopotan Kasatpol PP Provinsi Banten,” jelasnya.

“Makanya jgn terlalu cemas, serta jangan khawatir menghadapi demo buruh, itu hal yang biasa dialam demokrasi,” imbuhnya.

Baca juga  Jelang Akhir Tahun, Wahidin Halim Resmikan Jembatan Bogeg

Menurut Mufrod Thama yang seharusnya disalahkan sedari awal adalah Gubernur WH yang membuat pernyataan kontorversi sehingga memancing amarah para buruh.

“WH asbun, sehingga menyakiti perasaan para buruh,” terangnya.

Padahal, menurutnya masalah UMP itu ada aturannya dan bisa dibicarakan baik-baik dengan dialog antara buruh dan pihak pemprov.

“Kalau WH  tidak asbun mungkin tidak ada terjadi seperti kemaren,”pungkasnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!