Sampah Numpuk di Saluran Perairan Sawah, Warga Desa Samparwadi Keluhkan Tidak Adanya TPA

Sampah Numpuk di Saluran Perairan Sawah, Warga Desa Samparwadi Keluhkan Tidak Adanya TPA

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Warga Kampung Kedawung, Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang mengeluhkan tidak adanya tempat pembuangan sampah akhir (TPA) di desa, akibatnya warga membuang sampah di kali yang digunakan untuk mengairi sawah.

Dari pantauan tim sabdanews, terlihat tumpukan sampah di sepanjang kali dan ada banyak sampah yang menyumbat saluran perairan.

Salah satu warga Kampung Kedawung yang enggan disebutkan namanya mengatakan warga sekitar memang terbiasa membuang sampah di kali sedari dulu, karena tidak ada tempat untuk membuang sampah atau TPA. Ia juga mengatakan warga sudah berkali-kali datang dan audiensi dengan pemerintah desa akan tetapi belum ada respon atau tindakan baik.

Baca juga  IMK Desak DLH Kota Cilegon Selesaikan Persoalan Sampah di Kali Terate

“Warga desa sini memang terbiasa buang sampah di sini (red-Kali Kedawung) pak, bahkan dari desa sebelah juga buang sampahnya di sini. Kita udah sering datang ke kantor desa supaya ini diperbaiki tapi belum ada tindakan sampe sekarang,” ucapnya. Rabu, (29/12).

“Bahkan saya dulu sampe buat spanduk pak agar saluran sungai dibersihkan dan disediakan tempat pembuangan sampah, tapi saya malah dimarahi sama pihak desa,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan beberapa waktu lalu sempat ada petugas yang mengangkut sampah di kali, hanya saja program itu tidak berlanjut.

Baca juga  Peduli terhadap Lingkungan, Sejumlah Komunitas Mengadakan Kegiatan Pekan Mungut Sampah

“Dulu sih ada yang ngangkut, tapi cuma berapa kali yah, paling dalam dua tahun cuma dua kali,” ucapnya.

Selain itu salah satu petani di kampung tersebut juga mengeluhkan adanya penumpukan sampah di saluran perairan sawah. Ia mengatakan sering sekali air untuk sawah jadi tersumbat apalagi saat musim kering.

“Huh pak, sering di sini mah sawah gak dapet air gara-gara kesumbat sampah, apalagi pas musim kering udah mah sedikit airnya kesumbat sampah lagi. Bahkan, kalau lagi musim hujan udah jalan di sini pasti Banjir itu,” ucapnya.

Baca juga  Komitmen Entaskan Sampah, IMK dan Muspika Kramatwatu Gotong Royong Bersihkan Sampah

Ia juga mengatakan apabila di Desa Samparwadi disediakan TPA dan ada petugas yang mengangkut sampah, warga tidak akan ada yang buang sampah di kali dan sampah tidak akan berserakan di mana-mana.

“Yakin saya mah pak, kalau aja ada empat pembuangan sampah sama ada yang ngangkut gak bakal ada warga yang buang sampah di sini (red-Kali Kedawung),” pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini dinaikan Pemerintah Desa Seuat Jaya belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan persoalan tersebut.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!