Aktivis Pemuda Banten Minta Pemprov Tindaklanjuti Temuan BPK RI Perwakilan Banten Soal Sport Center dan Rumah Sakit

Aktivis Pemuda Banten Minta Pemprov Tindaklanjuti Temuan BPK RI Perwakilan Banten Soal Sport Center dan Rumah Sakit

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Aktivis pemuda Banten, Januar Eka Nugraha meminta Pemerintah Provinsi Banten untuk segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten terkait ketidakpatuhan atas Belanja Modal Infrastruktur dan Belanja Pemeliharaan Jalan Provinsi Banten. Hal itu diungkapkan oleh Januar Eka Nugraha pasca BPK RI Perwakilan Banten mengeluarkan hasil pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Modal Infrastruktur dan Belanja Pemeliharaan Jalan Provinsi Banten TA 2021 hingga 30 November 2021.

Baca juga  Menuju HUT RI ke-76, DPW PKS Banten Gelar Lomba Baca Teks Proklamasi Mirip Bung Karno

“Saya meminta OPD terkait tidak meremehkan temuan BPK tersebut, karena anggaran yang digunakan adalah milik rakyat dan segala peruntukannya harus dipertanggungjawabkan,” ucap Januar Eka Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Jum’at, (31/12).

Selain itu, pria yang juga mantan Ketua Bidang Eksternal Badko HMI Jabodetabeka-Banten itu menegaskan apabila temuan tersebut tidak ditindaklanjuti, pihaknya akan meminta penegak hukum untuk ambil bagian dalam persoalan tersebut.

Baca juga  Pemkot Cilegon Raih Penghargaan Dari BPKP Perwakilan Banten

“Ini harus segera ditindaklanjuti, apabila tidak kami akan minta penegak hukum turun tangan. Hal tersbeut kami lakukan untuk mewujudkan Banten yang bebas dari korupsi,” ucapnya.

Dilansir dari kedaipena.com, BPK RI Perwakilan Banten menemukan ketidakpatuhan atas pelaksanaan belanja tersebut, diantaranya kelebihan pembayaran atas pekerjaan pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten 8 lantai. Selain itu, kelebihan pembayaran pekerja pembangunan rumah sakit 8 lantai, BPK RI Perwakilan Banten juga menemukan kelebihan pembayaran atas pekerjaan pembangunan stadion di kawasan sport center. Kelebihan Pembayaran itu lantaran adanya kekurangan volume dan ketidaksesuaian dengan spesifikasi.

Baca juga  Kebijakan Penyekatan Mudik Lebaran di Jawa, Bali dan Sumatera Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!