Hadapi Libur Tahun Baru, Balawista Banten Siagakan Pasukan di Setiap Pantai

Hadapi Libur Tahun Baru, Balawista Banten Siagakan Pasukan di Setiap Pantai

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Menghadapi libur natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) melakukan siaga 1 dengan mengerahkan sebanyak 100 anggota, 80 relawan dari dinas Pariwisata dan 40 personil dari berbagai lembaga.

Ketua umum Balawista, Ade Ervin mengungkapkan, dalam menghadapi libur natal dan tahun baru  Balawista Banten sebagai mitra kerja pemerintah bidang keselamatan wisata  menyiagakan 100 personil di empat Kota dan Kabupaten, di Banten. Yaitu, Kota cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Semuanya pun akan kita sebar disetiap tempat wisata. Seperti, dikawasan wisata tirta Cilegon, kawasan pantai Anyer sampai Cinangka serang, kawasan wisata pantai Carita hingga Tanjung Lesung Pandeglang dan kawasan Bagedur, dan Sawarna kabupaten Lebak,” kata Ervin kepada wartawan Jum’at, (31/12/2022).

Baca juga  Polda Banten Limpahkan Kasus Penipuan yang Mengatasnamakan DPMPTSP Kabupaten Serang ke Kejati Banten

Ervin juga mengungkapkan, selain menyiagakan ratusan anggota dan  relawan, pihaknya juga menyiapkan dua mobil balawista, empat motor patroli pantai, lima papan penyelamat, dua ruberboat, empat alat selam, dan peralatan ringan lainnya dikawasan posko induk yang berada dicarita.

“Tahun baru kali ini Balawista lebih siap dalam melayani keselamatan wisatawan, karena kami memiliki tambahan fasilitas. Sehingga hal tersebut dapat memudahkan pelaksanaan pelayanan keselamatan,” terangnya

Baca juga  LEMI HMI Cabang Serang Gelar Seminar Ekonomi Nasional dan Jalin Kerjasama dengan HIPKA dan IWAPI Banten

Sementara itu, Humas Balawista Banten, Jamaludin menambahkan, bahwa masyarakat  yang hendak berlibur ke kawasan pantai untuk mentaati peraturan yang diterapkan oleh keamanan pengelola Pantai tersebut.

“Ini semua demi keselamatan para pengunjung, penting untuk memperhatikan tanda-tanda di Pantai. Seperti peringatan gelombang tinggi, batas maksimal berenang, diperbolehkan atau tidak, dan peraturan lainnya,” imbuhnya.

Dia juga mengimbau, kepada masyarakat yang hendak mengunjungi wisata tirta supaya minta penjelasan kepada pengelola wisata tirta, apakah di lokasi tersebut ada petugas keamanan atau tidak.

Baca juga  Nuraeni Bersama BKIPM Gelar Sosialisasi Gemarikan

“Tidak usah ragu, jika kita mau ke lokasi pantai atau tempat wisata air.  Tanya kepada pengelola apakah ada petugas keamanan penjaga pantai atau tidak. Itu  demi kenyamanan kita berlibur,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan siaga 1 wisata itu pun, pihaknya akan berkordinasi dan bekerjasama dengan para instansi terkait seperti TNI POLRI, Basarnas, BPBD, PMI, pengelola objek wisata dan mitra kerja pariwisata lain yang siap Bahu membahu dalam memberikan pelayanan keselamatan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!