Ditemui Buruh, Wahidin Halim Cabut Laporan Terhadap 6 Orang Oknum Buruh

Ditemui Buruh, Wahidin Halim Cabut Laporan Terhadap 6 Orang Oknum Buruh

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) mencabut laporannya ke Polda Banten terhadap enam orang oknum buruh yang merusak kantor Gubernur Banten. Hal tersebut dilakukan pasca beberapa serikat buruh di Banten menemui gubernur di kediamannya.

“Saya akan lakukan pencabutan laporan saya ke mapolda banten. Bahkan, saya juga kan sebagai muslim yang baik harus memaafkan ditambah lagi banten ini dikenal sebagai pusat santri. Makanya sebelum kalian memaafkan sudah saya maafkan terlebih dulu,” ujar Gubernur WH saat menerima para buruh di kediamannya Pinang, Kota Tangerang, Selasa (4/1/2022).

“Saya tegaskan dan pastikan sebanyak 6 orang buruh yang ditahan di Mapolda Banten, akan saya cabut laporan itu,” tegas WH.

WH juga mengatakan apabila terjadi perbedaan pendapat dengan Pemvor Banten disampaikan dengan cara yang baik dan Pemprov juga akan menerima dengan baik.

Baca juga  Motto 'Kerja Nyata' Menjadi Acuan Amirudin Menyalon Kembali Kades

“Kita ada perbedaan pendapat bukan masalah, asal disampaikan dengan baik,” ucapnya.

WH juga menyampaikan tidak ada pemimpin yang ingin menyakiti rakyatnya sendiri dan dirinya tidak mungkin menyakiti masyarakat Banten.

“Saya tidak sakit hati. Sejak menjadi Kepala Desa, saya tidak ada masalah dengan warga masyarakat,” tuturnya

“Pembangunan yang saya lakukan juga bentuk kasih sayang  saya kepada masyarakat Banten,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi mengungkapkan bahwa apa yang terjadi sebagai sebuah perjalanan dan perjuangan para buruh.

“Pada hari ini sudah tuntas dengan adanya kesepakatan berdamai,” jelasnya

“Atas nama anak-anak saya, minta maaf yang setinggi-tingginya. Bahwa itu tidak ada maksud untuk merusak, ataupun melecehkan Bapak Gubernur Wahidin Halim sebagai pemimpin kami,” jelas Ahmad Supriyadi.

Baca juga  Perkuat Imun Tubuh Di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Yang Dilakukan Polres Serang Kota

Selain itu, KSPSI akan menjalin komunikasi dan menyampaikan yang terbaik untuk para buruh.

“Bapak Gubernur Wahidin menunjukkan diri sebagai bapak yang baik bagi rakyat Banten,” pungkas Ahmad Supriyadi

Hal senada juga diungkap Sahuri (33), salah satu pelaku yang menduduki kursi Gubwrnur Banten mewakili teman-temannya menyampaikan permintaan maaf atas apa yang terjadi.

“Saya minta maaf atas kejadian kemarin. Itu saya lakukan spontanitas saja. Tidak ada tujuan menghujat Bapak Gubernur Wahidin,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mencabut tuntutan ini,” tambah Sahuri

Sementara itu Kuasa Hukum Gubernur Banten Asep Abdullah Busro mengungkapkan bahwa malam ini telah terjadi kesepakatan antara Gubernur Banten Wahidin Halim dengan para buruh.

Baca juga  M. Nawa Said Dimyati Minta Pengusaha Perhatikan THR Para Buruh

“Kami sebagai kuasa hukum akan berkoordinasi dengan teman-teman Direktur Kriminal Umum Polda Banten dan mengurus secara administratif,” ungkapnya

‘Secara faktual ini sudah selesai, secara administratif besok selesai. Permasalahan ini sudah tuntas secara menyeluruh,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkap Kuasa Hukum Para Buruh Akmani. Pihaknya yakin sejak awal bahwa Gubernur Banten akan menerapkan keadilan restoratif sesuai amanah Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Dirjen Peradilan Hukum Kementerian Hukum dan HAM.

“Alhamdulillah restoratif justice bisa kita laksanakan. Kita harapkan bisa terbangun komunikasi yang baik,” terangnya

Kesepakatan damai ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gubernur WH untuk kebaikan bersama dan kemajuan Provinsi Banten.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!