PTM di Kota Serang Masih Akan Diberlakukan Secara Terbatas

PTM di Kota Serang Masih Akan Diberlakukan Secara Terbatas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanewa.net, Serang Raya – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada semester genap 2022 tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Serang masih akan diberlakukan secara terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Alpedi menyampaikan masa pembelajaran pada saat Pandemi Covid-19 mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementrian Agama (Kemenag) dan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI).

“Dari tiga keputusan mentri ini pada intinya pembelajaran dapat dilakukan pada saat Pandemi Covid-19. Akan tetapi, masih secara terbatas,” ujar Alpedi saat dimintai keterangan melalui pesan whatsaap, Selasa (4/1/2022).

Baca juga  Forum Mahasiswa Cilegon Pertanyakan Kampus FT Untirta Yang Tidak Memberikan Izin Kegiatan Vaksinisasi

Pemberlakuan PTM secara terbatas ini,  Alpedi menjelaskan harus mengikuti beberapa prosedur pertama, semua guru wajib divaksin Covid-19.

Kemudian, pembelajaran terbatas masih diberlakukannya untuk SD dan SMP 50 persen dari jumlah siswa pada setiap kelasnya, sedangkan PAUD 30 persen dipastikan tetap menjaga jarak. Selanjutnya, jam pembelajaran pada setiap kelas diberikan dua jam.

Baca juga  Polsek Pulo Ampel Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Jelang HUT Bhayangkara ke-75

“Pembelajaran tetap di bagi menjadi dua shift, waktu belajarnya maksimal enam jam,” ujarnya.

Sementara itu, sekolah dihimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sesuai ketentuan, seperti adanya wastafel beserta sabun, alat pengukur suhu, hand sanitizer, masker cadangan dan lain sebagainya.

“Kami menganjurkan Sarana prasarana (Sarpras) yang menunjang pembelajaran disaat Pandemi Covid-19 harus tetap menjadi skala prioritas sekolah. Agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” jelasnya.

Baca juga  Syafrudin Apresiasi Kemenag Kota Serang yang Bedah Rumah Warga Pada Hari Amal Bhakti ke-76

Alpedi menyampaikan pembelajaran secara terbatas ditahun 2021 yang lalu tidak adanya siswa yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Pada semester ini apabila terdapat ada yang terpapar, pihaknya akan melakukan tindakan penutupan sementara pembelajaran di sekolah secara langsung.

“Kita sama-sama berdo’a saja agar pendidikan semakin pulih, tidak adanya yang terkonfirmasi terpapar Covid-19, bila kedapatan kami akan hentikan pembelajaran PTM,” harapnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!