Pembangunan RSUD Kota Serang Tinggal Tahap Penyelesaian

Pembangunan RSUD Kota Serang Tinggal Tahap Penyelesaian

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Pembangunan dua Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang  tinggal tahap penyelesaian, dan merapihkan ruangan serta  menyediakan alat-alat kesehatan.Hal itu dikatakan Walikota Serang, Syafrudin saat melakukan kunjungan ke RSUD Kota Serang, untuk memastikan pembangunan dua gedung RSUD Kota Serang secara langsung. Rabu, (05/12).

Hasil dari tinjauanya, Syafrudin mengatakan, pembangunan RSUD Kota Serang yang memakai anggaran 2021 sudah tinggal 10 persen, baik gedung 3 lantai (Terpadu), maupun gedung dilatasi.

Baca juga  Pemkot Serang Akan Dorong Penuh Pertumbuhan Ekonomi di Kota Serang

“Mudah-mudahan pada bulan Maret 2022 sudah bisa dioperasionalkan,” kata Syafrudin.

Syafrudin menjelaskan, pada pembangunan dua gedung itupun memakai anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun APBD Murni.

“Seperti gedung terpadu tiga lantai, memakai sumber dana dari DAK sebesar Rp 48 Miliar, dan sudah 90 persen, sisa 10 persen lagi. Dengan diberi waktu 15 hari harus sudah rampung,”  tegasnya.

Sementara gedung dilatasi, kata Syafrudin, memakai anggaran murni sebesar Rp 7 Miliar, dan sudah selesai pembangunan. 

Baca juga  Polsek Pasar Kemis Ringkus Pelaku Begal Driver Taksi Online

“Tinggal di fungsingkan saja, dan pengisian berbagai macam peralatan kesehatan. Bahkan kita juga, terdapat anggaran peralatan kesehatan memakai DAK, sebesar Rp 14 Miliar,” jelasnya.

Diakhir wawancara, Syafrudin mengakui, sedikit mengalami keterlambatan pembangunan karena faktor cuaca. Tetapi, kata dia, tidak ada penambahan anggaran, karena anggaran telah diserahkan semua.

“Pembangunan semua memakai anggaran 2021, dan 2022 tinggal finishing. Jadi tidak ada penambahan anggaran, adapun sanksi yang diberikan kepada pengusaha,” ujar Syafrudin dengan tegas.

Baca juga  Cak Nawa Minta Pemerintah Jujur Sajikan Data Covid-19

Sementara itu, Dirut RSUD Kota Serang, Dokter Teja Ratri mengakui, pemborong atau pengusaha pembangunan dua gedung RSUD Kota Serang telah diberikan penambahan waktu pembangunan gedung terpadu, dan sudah diberikan sanksi 1/1000 dari nilai kontrak minus pajak per hari.

“Gedung terpadu telah diperpanjang 15 hari perpanjangan waktu, dan stack on time terlebih dahulu,”  tutup Dokter Teja

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!