Romantis Ala WH, Resmikan Masjid & Asrama Ponpes Hadiah Ultah Istri

Romantis Ala WH, Resmikan Masjid & Asrama Ponpes Hadiah Ultah Istri

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Tangerang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan, kebijakan Pemerintah Provinsi Banten selalu dekat ulama dan memberikan pendampingan kepada aktivitas para ulama. Hal itu diungkap Gubernur saat melakukan Peresmian Masjid Birrul Walidain dan Peletakan Batu Pertama Asrama Putri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Wahidin Halim Jl. h Djiran, Pinang Kota Tangerang, Jum’at (7/1/2021) kemarin.

“Niat untuk membangun pesantren sudah lama, sejak tahun 1976 saat saya masih menjadi kepala desa,” ungkap Gubernur WH.

“Saya membangun pondok pesantren untuk menyempurnakan iman saya. Dalam rangka bersyukur kepada Allah SWT yang telah menempatkan saya pada posisi-posisi yang luar biasa,” tambahnya.

Baca juga  Sambut Muktamar, Wagub Banten Menyatakan Bergabung Dengan Matha'ul Anwar

Dikatakan, peresmian masjid dan pembangunan asrama hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun istrinya Hj Niniek Nuraini.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga menegaskan kebijakannya bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Banten untuk berzakat dan bersedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Selanjutnya disalurkan kepada mereka yang berhak menerima zakat, infak, dan sedekah.

“Potensi zakar para ASN Pemprov Banten per bulannya bisa mencapai Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Baca juga  Cari Kesempatan Dalam Kesempitan, Oknum Ini Jual Formulir Vaksin Seharga 2000

“Kebijakan Pemprov Banten selalu dekat dan melakukan pendampingan ulama,” tambah Gubernur WH.

Dijelaskan, asrama putri yang sedang dibangun mencapai 3 lantai berkapasitas 120 orang. Komplek pesantren sendiri berdiri di atas tanah seluas 6000 meter persegi.

Sementara itu dalam mauidhoh hasanahnya, KH Fachrudin Al Bantani mengungkapkan, memakmurkan masjid dilakukan melalui dengan mengisinya ibadah, perbuatan baik, serta membangun masjid.

“Orang yang memakmurkan masjid adalah orang yang ada keimanan dalam dirinya,” ungkapnya.

Baca juga  Tawuran, 3 Pemuda Diamankan Polsek Serang

“Nama masjid ini (Birrul Walidain, red) sebagai isyarat mengamalkan ajaran orang tua. Mudah-mudahan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran ini menjadi benteng Islam bagi kita semua,” tambah KH Fachrudin.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Wahidin Halim berdiri pada 10 Januari 2020. Para santri tidak dipungut biaya alias gratis.

Dengan visi mewujudkan generasi muda Qur’ani yang berakhlakul karimah dan berjiwa pemimpin, saat ini Ponpes Tahfidzul Qur’an Wahidin Halim memiliki santri sebanyak 21, mayoritas santri merupakan anak yatim piatu serta dari dhuafa.

Penulis: Azharudin

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!