John Lennon: Pentolan The Beatles yang Mati Dibunuh Fansnya Sendiri

John Lennon: Pentolan The Beatles yang Mati Dibunuh Fansnya Sendiri

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Inspirasi – Para pecinta musik, pasti mengenal sosok yang satu ini. Apalagi, jika kalian Fans The Beatles.

Ya, pentolan dari Band The Beatles ini adalah sosok yang luar biasa, namanya dikenal dan dikagumi hingga penjuru dunia.

Tepat hari ini, John Winston Ono Lennon atau bisa disebut dengan John Lennon lahir ke dunia, tepatnya pada tanggal 9 Oktober 1940 di Liverpool, Inggris, dari pasangan Julia Lennon dan Alfred Lennon yang merupakan seorang seorang pelaut dan pedagang.

Semasa kecil, John Lennon tidak tinggal bersama kedua orang tuanya, di usianya yang masih belia harus mengalami hal pahit akibat dari perceraian ayah dan ibunya. Setelah perpisahan tersebut, Lennon pun tinggal di rumah milik bibi dan pamannya, Mimi serta George.

Di rumah milik Mimi dan George yang terletak di Desa Woolton Liverpool, Inggris tersebut, John kecil dititipkan bersama adik perempuannya. Rumah itu tampak begitu nyaman dan tenang, Sesekali waktu, sang ibu datang untuk menjenguk mereka.

Baca juga  Little Mom: Web Series Bertema Menarik Untuk Anak Muda

Karir musiknya di The Beatles dimulai pada akhir tahun 1950an. Selain Lennon, personil The Beatles yang juga menjadi kawan Lennon di grup vokal The Beatles adalah Paul McCartney, Ringo Starr dan George Harrison.

The Beatles meraih kesuksesan yang luar biasa besar, di mana Lennon berperan sebagai vokalis utama dalam band tersebut, dan juga menjadi penulis lagu The Beatles mayoritas, bersama dengan Paul McCartney.

Lennon dan Paul McCartney menjadi partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan McCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik.

Baca juga  Rachel Vennya : Aku Siap Terima Sanksi dan Konsekuensi Pasca Kabur Karantina

Era 1960an, The Beatles menjadi fenomena dalam industri entertainment dunia, mereka begitu digemari dan juga memiliki begitu banyak penggemar. Hal ini melambungkan nama John Lennon sebagai salah satu musisi dan penyanyi paling berpengaruh.

Sejumlah lagu The Beatles yang hits sepanjang masa diantaranya seperti Let It Be, Yesterday, I Want to Hold Your Hand, A Day in the Life, Strawberry Fields Forever, Something, Hey Jude dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun, tepat tahun 1970, The Beatles memutuskan untuk bubar. Para personil The Beatles kemudian memilih jalannya sendiri-sendiri untuk bersolo karir.

Karir musiknya tak berhenti disitu, Lennon kemudian memulai solo karir sebagai seorang penyanyi dan musisi. Kemudian, merilis album solo pertamanya yang berjudul John Lennon/Plastic Ono Band di tahun 1970.

Selama bersolo karir, John Lennon diiringi dengan band pengiring Plastic Ono Band yang kemudian merilis beberapa album solo yang juga sukses seperti album Imagine 1971 dan Mind games 1973.

Baca juga  Wow! Ini dia 3 Pulau Terbaik di Banten Yang Wajib Jadi Destinasi Wisata Kalian

Jhon Lennon meninggal pada usia 40 tahun, tepatnya pada 8 desember 1980. musisi legenda tersebut tewas ditangan Mark David Chapman dengan luka tembak.

Mark David Chapman merupakan penggemar Beatles yang pernah marah dan cemburu atas karier Lennon yang sedang memuncak.

Chapman menembak Lennon empat kali secara fatal di belakang gedung apartemennya. Ketika John Lennon dan istrinya Yoko Ono kembali ke New York setelah menerima rekaman apartemen Eksklusif “Walking On Thin Ice” di Dakota.

Dokter mengatakan bahwa Lennon mengalami pendarahan hebat di dada. Paru-paru kirinya terluka parah, hingga musisi pengagum Elvis Presley tersebut tidak terselamatkan.

Sumber: Imajipos.com

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!