Pusing Skripsi? Mungkin Kamu Lagi Alami Academic Anxiety

Pusing Skripsi? Mungkin Kamu Lagi Alami Academic Anxiety

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Gaya Hidup – Bagi kalian mahasiswa menjelang abadi, biasanya kamu bakal mengalami academic anxiety (kecemasan akademik). Apa sih sebenarnya academic anxiety itu? Nah, dalam psikologi, academic anxiety sendiri diartikan sebagai jenis kecemasan yang berkaitan dengan bahaya yang akan datang dari lingkungan atau proses akademik.

Mudahnya. menurut Ottens, academic anxiety adalah kondisi yang menyebabkan perasaan cemas yang berlebihan terhadap tugas-tugas akademik. Sehingga kondisi tersbeut memberikan tekanan psikologis yang secara tidak langsung memengaruhi proses belajar kamu. Selain itu, academic anxiety mengakibatkan tubuh bereaksi untuk menolak atau memperjuangkannya.

Sekalipun, jenis kecemasan ini ada dampak baiknya semisal memotivasi kamu, tapi juga berdampak buruk. Nah, masih menurut Ottens, karakteristik academic anxiety mengarah kepada dampak yang buruk itu bisa ditandai dengan empat ciri:

Baca juga  4 Tips Meningkatkan Imunitas Bagi Santri

1) Pola Kecemasan Yang Menimbulkan Aktivitas Mental

Di sini, kamu yang mengalami academic anxiety, pikirannya dan pandangannya akan selalu mengarah kepada kesulitan akademik yang ia hadapi sehingga dari pola kecemasan itu menyebabkan tiga aktivitas mental.

Pertama, rasa khawatir. Kamu akan merasa tidak aman dan selalu cemas akan segala sesuatu sehingga membuatmu selalu menganggap salah apa yang kamu lakukan.

Kedua, dialog dengan diri sendiri yang maladaptif. Academic anxiety juga ditandai dengan kamu sering menyalahkan dirimu sendiri dan merasa panik saat kamu berdialog dengan diri sendiri. Walhasil, hal itu akan memunculkan perasaan cemas sehingga mengacaukanmu saat menyelesaikan masalah.

Baca juga  Tips Menjadi Satu-satunya Kekasih Bagi Suami

Ketiga, pengertian dan keyakinan yang salah.  Kamu memiliki kepercayaan diri yang rendah sampai memiliki keyakinan yang salah tentang bagaimana kamu menilai diri sendiri, bagaimana cara memotivasi diri sendiri, dan keyakinan kamu tentang cara mengatasi kecemasan itu.

2) Perhatian Ke Arah Yang Salah (Misdiercted Attention)

Ciri ini menjadi masalah besar, terutama bagi mahasiswa akhir, karena perhatianmu tidaklah fokus pada arah yang semestinya dan menurunnya konsentrasi saat membaca buku, ujian, dan mengerjakan tugas. Hal tersebut sering terjadi dikarenakan dua faktor, yakni faktor internal seperti kekhawatiran, melamun, dan reaksi fisik, serta faktor eksternal seperti perilaku orang lain, suara bising, dan lain-lain yang menyebabkanmu kehilangan fokus.

Baca juga  Wow! Ternyata Ini Manfaat Bawang Putih dan Jahe Bagi Tubuh

3. Distres Secara Fisik (Physiological Distress)

Saat kamu mengalami academic anxiety, banyak perubahan yang terjadi pada tubuhmu semisal otot-otot terasa kaku, sering berkeringat, jantung berdetak lebih cepat, sampai badan gemetar. Hematnya, secara aspek emosional ataupun fisik saat mengalami kecemasan sangatlah menganggu sampai bisa dianggap berbahaya loh.

4. Perilaku Yang Kurang Tepat (Innappropriate Behaviors)

Seseorang yang mengalami academic anxiety ini biasanya menyebabkan kamu berperilaku kurang tepat. Hal ini bisa dilihat bahwa kamu sering menunda atau menghindari tugas-tugas kuliah yang mesti kamu selesaikan dan saat kamu menjawab soal secara terburu-buru ataupun terlalu teliti.

Sumber: Imajipos.com

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!