DPRD Kota Serang Dorong Kemudahan Investasi di Kota Serang

DPRD Kota Serang Dorong Kemudahan Investasi di Kota Serang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Serang Raya – Dalam rangka meningkatkan retrbusi anggaran di Tahun 2022, DPRD Kota Serang mendukung penuh dan mendorong kemudahan investasi atau penanaman modal di Kota Serang.

Ketua Badan Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Serang, Mad Buang mengatakan DPRD Kota Serang akan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk kemudahan investasi di Kota Serang.

“Jadi intinya, DPRD Kota Serang berinisiatif dan mempermudah melakukan pemberian insentif dan kemudahan kepada investor yang ada di Kota Serang. Hal itu dilakukan agar mendorong PAD di 2022,” ujar Mad Buang. Jum’at, (14/01).

Selain itu, Mad Buang juga akan mengoptimalkan pengesahkan 10 Raperda hingga akhir tahun 2022.

Baca juga  Ketua DPRD Kota Serang Pertanyakan Pola Komunikasi Wali Kota Serang dengan OPD di Kota Serang

“Sebanyak 10 Raperda ini akan kita upayakan semaksimal mungkin. Sebanyak 10 Raperda ini terdiri dari, Raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kota Serang dan Raperda tentang pelayanan terpadu satu pintu. Kemudian, Raperda usaha Industri, Raperda kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro, Raperda penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Raperda Fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan gelap narkotika dan prekursor Narkotika,” tuturnya.  

Mad Buang menyebutkan bahwa kegiatan penanaman modal daerah merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja, memberdayakan sumber daya lokal, meningkatkan pembangunan berkelanjutan dan mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga  Terbitnya Edaran Penutupan Tempat Wisata di Banten, Ini Kata Pokdarwis Banten

“Jadi untuk ketahap peningkatan pendapatan daerah meningkat itu, harus melalui mekanisme dong. Semisal, kita lakukan peningkatan retribusi periznan untuk para investor dalam mengupayakan peningkatan ekonimi di Kota Serang meningkat. Ditambah lagi,  akan dapat membuka kan lowongan pekerjaan,” ujarnya.

“Coba misalkan kita tidak ada kesepakatan investor. Apa mungkin akan dapat lowongan pekerjaan? Enggak mungkin dong. Makanya, kita akan lakukan besar-besaran. Kalau bisa kita permudah administrasinya,” terangnya.

Mad Buang juga menambahkan dengan adanya pengaruh yang besar dalam kegiatan penanaman modal bagi perekonomian di daerah maka Pemerintah Daerah harus menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong Peningkatan penanaman modal.

Baca juga  Walikota Cilegon Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi di Suralaya

“Untuk itu perlu mendorong pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kota Serang dengan peraturan daerah. Perda ini bisa menjadi Pedoman dalam pelaksanaan pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kota Serang,” Ujar Mad Buang

“Maksud dari kedua Raperda tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu ini dibuat untuk memudahkan perizinan-perizinan bagi para Investor untuk berinvestasi di Kota Serang dan dalam proses perizinannya itu hanya satu pintu, beda halnya dengan pelayanan-pelayanan publik di Kota Serang lainnya karena, ini ada korelasinya dengan Raperda Pertama,” pungkasnya.

Penulis: Azharudin

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!