Bolehkah Sedekah dengan Uang Pinjaman? Ini Kata Buya Yahya

Bolehkah Sedekah dengan Uang Pinjaman? Ini Kata Buya Yahya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews net, Berkah – Apa boleh memberikan sedekah dengan uang pinjaman? untuk mendapatkan jawabannya bisa simak hikmah Buya Yahya dalam artikel ini.

Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya kalau ia ingin bersedekah menggunakan uang pinjaman.

Lantas, bagaimana pandangan islam tentang sedekah dengan menggunakan uang pinjaman?

Melansir dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV pada Selasa 10 Mei 2022, simak jawaban Buya Yahya.

Buya Yahya menerangkan, ketika Anda ingin melakukan perbuatan baik, sebaiknya harus menggunakan dasar ilmu yang benar.

Baca juga  Wow! Ternyata Ini Keutamaan Hari Jum’at

Jadi, ketika mempunyai utang tapi ingin bersedekah, seharusnya Anda melunasi hutang terlebih dahulu baru boleh sedekah.

“Yang pertama adalah rambu-rambu untuk semuanya, berbuat baik itu engga pake ilmu kacau. Anda punya utang, agar utang Anda mudah dibayar oleh Allah, Anda berbuat baik dong, cuman berbuat baiknya selain dengan duit dong, wong punya utang ko sedekah, Anda ini sakit” kata Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan, jika Anda mempunyai utang yang sudah jatuh te,mpo, kemudian Anda tidak membayarnya dan lebih memilih sedekah ke orang lain, itu hukumnya haram.

Baca juga  Marquis de Sade: Penulis Filsafat Beraliran Ekstrim, Sekaligus Penikmat Sexs menyimpang

“Kalau Anda punya utang sudah jatuh tempo Anda sedekah haram ko malahan.” sambungnya.

Memang benar Allah telah menjanjikan hambanya yang melakukan kebaikan satu akan diberikan sepuluh hingga tujuratus kali lipat.

Akan tetapi, hal tersebut untuk orang yang tidak memiliki utang.

“Benar Allah menjanjikan kalau Anda memberikan kebaikan satu, akan diberikan sepuluh sampai tujuh ratus itu kalau Anda engga punya utang,” ungkapnya.

Baca juga  Bank Indonesia Mendorong Pembuatan Holding Bisnis Pesantren

Oleh karena itu, apabila Anda mempunyai utang kepada orang lain, bayarlah secepatnya dan jangan membuat orang yang memberikan pinjaman menjadi kecewa.

“Kalau Anda punya utang sedekah tambah dosa. Kenapa? yang akan Anda utangi akan kecewa,” lanjutnya.

Buya Yahya mengingatkan kalau membayar utang itu tetap mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah.

“Bayari utang jauh lebih gede pahalanya, bukan sedekah. Ini kadang-kadang ilmu tuh penting,” ucapnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!