Mengaku Sebagai Pria, Wanita Ini Tipu Gadis di Bawah Umur Demi Lampiaskan Nafsu

Mengaku Sebagai Pria, Wanita Ini Tipu Gadis di Bawah Umur Demi Lampiaskan Nafsu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Peristiwa – Wanita asal Inggris menyamar jadi laki-laki agar dapat berhubungan intim dengan wanita lain.

Hannah Walters (32) menipu kekasihnya dengan mengenakan alat kelamin pria palsu saat melakukan aktivitas seksual.

Ketika korban Hannah mengekspresikan rasa curiga, ia justru marah dan bertindak kasar.

Hannah kini telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk bertanggungjawab atas perbuatannya.

Dilansir dari Mirror, Rabu (25/5/2022), Hannah adalah seorang transgender yang menggunakan nama samaran Tarjit Singh.

Ia memiliki hubungan seksual dengan setidaknya 3 orang wanita dari tahun 2010 – 2016.

Baca juga  Forwaka Banten Gelar Capasity Building dan Raker

Hannah selalu mengaku bahwa dia adalah pria biologis.

Sekarang, dia telah dilaporkan ke pihak berwajib dan sedang menjalani proses hukum di pengadilan.

“Tarjit Singh, yang lahir dengan nama Hannah Walters, menampilkan dirinya sebagai seorang pria.” kata Melissa Garner, dari penyedia jasa penuntut (CPS).

“Dia menipu tiga wanita yang tidak bersalah hingga percaya bahwa dia adalah laki-laki,”

“Ketika ditanyai mengenai hal itu, dia (Hannah) menyerang dan mengintimidasi mereka untuk melanjutkan hubungan,” jelas Melissa.

Baca juga  Tebar Kebaikan, Pekrti Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Selama berhubungan intim, Hannah mengelabui korban dengan memakai alat kelamin pria palsu.


Karena selalu menjalani aktivitas seksual dalam suasana gelap, ia pun jarang ketahuan.

Parahnya lagi, salah satu korban Hannah diketahui masih di bawah umur.

“Salah satuh dari korbannya baru berumur 16 tahun saat bertemu dengan terdakwa,” ungkap Melissa.

“Korban-korban ini telah ditipu, dikhianati dan dibohongi dengan cara yang mengerikan dan juga traumatis,” lanjutnya.

Baca juga  Kapolri Instruksikan Percepat Penanganan Wilayah Bencana dan Tingkatkan Pelayanan Warga Kebutuhan Khusus

Salah satu korban mengaku merasa ‘bodoh’ karena ditipu Hannah.

Wanita yang namanya disembunyikan ini tidak pernah mencurigai bahwa kekasihnya adalah seorang wanita.

“Penampilan (Hanna) tampak seperti laki-laki, juga bertindak layaknya laki-laki.” ungkapnya.

Pengadilan Snaresbrook, Inggris, mendakwa Hannah atas tuduhan: 3 kali penyerangan dengan penetrasi, 6 kali penyerangan yang menyebabkan cedera, dan 1 kali membuat ancaman pembunuhan.

Vonis hukuman akan diumumkan ppada tanggal 27 Juli mendatang.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!