Langgar Perjanjian, Warga Caringin “Geruduk” Tempat Wisata Coconut Island

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on tumblr

Sabdanews.net, Pandeglang – Puluhan Warga Caringin lakukan aksi unjuk rasa terhadap tempat wisata Coconut Island. Jum’at, (23/09).

Masyarakat Caringin kecewa karena mengganggap pengelola wisata Coconut Island telah melanggar kesepakatan awal sejak didirikannya tempat wisata tersebut.

Entus Ma’mun Idrisi selaku Koordinator Aksi mengatakan bahwa dirinya bersama masyakat Kecamatan Caringin sangat kecewa lantaran pengelola Wisata Coconut Island mendirikan penginapan di tempat wisata tersebut.

Baca juga  Provinsi Banten Sambut Kehadiran KN SAR 247 Tetuka

“Caringin adalah salah satu tempat terpancarnya Ajaran Islam yang dibawa oleh Waliyullah Syekh
Muhammad Asnawai Bin Syaikh Abdurrahman sehingga siapapun yang hati nuraninya masih berpegang teguh pada moral Islami akan merasakan sungguh tidak etis dan tidak pantas bila
membangun tempat-tempat pariwisata umum di sekitar Maqbarohnya Maqomnya, apalagi tempat tersebut di jadikan sebagai sarang maksiat” ungkapnya.

Baca juga  Jadwal Imsakiyah Hingga Buka Puasa di Pandeglang dan Sekitarnya 05 April 2022

Entus juga menambahkan bahwa pengelola tempat Wisata Coconut Island (CIC) telah melanggar kesepakatan.

“Untuk diketahui bersama bahwa pada tahun 2013, telah terjadi Sosialisasi bersama Tokoh & Masyarakat
Caringin yang diselenggarakan oleh perusahaan PT. Pulau Kelapa Carita (Coconut Island Carita/CIC)
yang berlokasi di Mutiara Carita dengan hasil musyawarah bahwa perusahaan hanya akan Membangun Wisata Waterboom dan Lokasi Jajajan Kuliner/Kearifan Lokal. Namun faktanya setelah berjalan, perusahaan tidak sesuai dengan apa yang disepakati” jelasnya .

Baca juga  Polda Banten Bersama Komunitas PIC Bagikan Ratusan Masker Kepada Masyarakat

Dalam aksinya tersebut masyarakat yang tergabung dalam aliansi Gerakan Masyatakat Caringin Bersatu menuntut 3 hal :

  1. Hentikan beroprasinya Villa / Penginapan / Hotel / Cottage dan atau sejenisnya.
  2. Hentikan acara hiburan seperti Musik Dangdut ataupun sejenisnya.
  3. Tidak boleh ada aktifitas minuman keras atau sejenisnya.
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mari inspirasi dunia dengan pandangan brilianmu bersama Sabdanews!